Aidil Fitri = ARJ Gaungkan persatuan Dan Lawan Radikalisme Yang Merongrong Kedaulatan NKRI

Kantorberita.co.id-Jakarta. Jatuhnya 6 korban jiwa ratusan orang ditangkap dan lebih dari 250 ditetapkan sebagai tersangka, terkait demo di Bawaslu.  Seolah ingin mengstigmakan Indonesia adalah bangsa Barbar yang kejam dan diktator.  Karenanya menyikapi agar isu tersebut tidak meluas, Koordinator ARJ, Aidil Fitri mengatakan, posisi kegiatan ARJ sangat jelas untuk meredam haI-hal yang tidak diinginkan bersama, agar konflik, perpecahan. dan lain sebagainya tidak terjadi.

Oleh karena itu ARJ hadir menggaungkan untuk kembali merajut kerukunan dan persatuan Bangsa di tengah aksi-aksi yang rentan mengancam keutuhan persatuan bangsa.

“Kami ARJ hadlr menggaungkan untuk kembali merajut kerukunan dan persatuan bangsa ditengah aksi-aksi yang mengancam keutuhan persatuan bangsa,” tegasnya.

Aidil juga menyebut, seharusnya proses Pemllu 2019 dimaknai sebagai proses demokrasi yang harus dihormatl bersama dan menjadi pembelajaran bagi pendewasaan politik yang ada di IndonesIa. Oleh karena itu nllai-nilai kerukunan dan persatuan harus di jadlkan platform dan harus menyentuh semua elemen masyarakat. Sehingga tidak ada konflik yang justru akan membuat susah masyarakat.

“Nilai-nilai kerukunan dan persatuan harus klta jadikan platform saat ini dan harus menyentuh semua elemen masyarakat,” jelasnya.

Dalam kesempatan yang sama,  Penanggung Jawab Tunggal Aliansi Relawan Jokowi (ARJ) Haidar Alwi menyatakan tugas Presiden Joko Widodo (Jokowi) ke depan akan semakin berat. Banyak pihak yang akan melakukan pembusukan atas pemerintahan Jokowi yang telah ditetapkan sebagai pemenang dalam Pilpres 2019 oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU).

“Di antara yang merongrong adalah Islam radikal. Mereka meneriakan jihad. Padahal definisi jihad sangat jelas yakni tidak menghianati pemerintah yang sah. Dalam Islam orang yang mengkhianati pemerintahan dihukum pancung,” tegas Haidar Alwi saat menggelar pertemuan dengan ARJ di Rumah Aspirasi, Jakarta, Rabu (22/5/2019).

Dalam kesempatan ini Haidar juga menegaskan, ke depan jika diberi kesempatan mengawal lagi pemerintahan Jokowi maka ARJ merupakan pihak yang pertama ikut mengawal Jokowi. Oleh karena itu tugas ARJ makin berat. Sehingga ARJ harus lebih bersatu dan solid lagi Dan ARJ bisa semakin kuat dan kokoh agar anggota ARJ sama – sama tinggi atau diperhitungkan dengan pihak yang lain.

“Saatnya kita bersatu karena pemilu sudah selesai. Dan KPU sudah mengumumkan lebih cepat. ARJ dengan 875 organ relawan Jokowi di seluruh Indonesia supaya damai dan jangan mau diadu domba secara brutal,” tegasnya. (Aka)

Please follow and like us:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *