Presidium Rakyat Nusantara Dukung Kapolri dan Kepolisian Republik Indonesia Usut Dalang Kerusuhan 22 Mei 2019

Kantorberita.co.id, Jakarta – Sehubungan dengan beberapa peristiwa yang terjadi di tanah air akhir-akhir ini hingga puncaknya peristiwa kerusuhan 22 Mei yang mengancam keselamatan Negara oleh oknum-oknum serta ormas-ormas radikal yang merongrong wibawa Negara serta munculnya aksi sejumlah ormas yang menuntut Kapolri mundur, maka Presidium Rakyat Nusantara yang terdiri dari puluhan organ-organ bernuansa etnis daerah berencana melaksanakan aksi simbolik dan memohon audiensi dengan Bapak Kapolri Jenderal Polisi Prof. Drs. H. Muhammad Tito Karnavian.,M.A. Ph.D

Menurut koordinator Aksi Marlin Bato menyatakan, pernyataan sikap dalam aksi ini sebagai bentuk dukungan Presidium Rakyat Nusantara terhadap kinerja Kepolisian Republik Indonesia dengan tagar #SaveKapolri serta mendesak kepolisian Republik Indonesia untuk mengusut tuntas peristiwa 22 Mei dan menangkap aktor-aktor intelektual dibalik peristiwa kelam tersebut, katanya pada saat Aksi di depan Mabes Polri Jakarta, Rabu (12/6).

dav

“kita hidup dalam berbagai suku dan bangsa. Oleh karena itu, kami mengajak para rakyat Indonesia untuk terus mendukung kinerja yang telah dilakukan oleh Kepala Polisi Republik Indonesia (Kapolri) Tito Karnavian bersama Polri dalam melakukan tindakan tegas terhadap para perusuh dalam aksi 22 Mei 2019. Hidup Pak Tito… Hidup Polri…” pungkas Marlin.

Sehubungan dengan beberapa peristiwa yang terjadi di tanah air akhir-akhir ini hingga puncaknya peristiwa kerusuhan 22 Mei yang mengancam keselamatan Negara oleh oknum-oknum serta ormas-ormas radikal yang merongrong wibawah Negara serta munculnya aksi sejumlah ormas yang menuntut Kapolri mundur.

Sementara itu, menurut Penasihat Aliansi Warga Jakarta Ir Soegiharto Santoso (Hoky) menambahkan, bahwa aksi ini pertama dilakukan dan akan terus berlanjut sehingga keamanan negara ini terjaga oleh Kapolri bersama Polri. Jangan sampai rakyat terprovokasi oleh para perusuh 22 Mei, sehingga terjadi kejadian pembakaran, razia, dan arogansi rakyat di Indonesia, urainya yang juga menjabat sebagai Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Komputer Indonesia (Apkomindo).

“Marilah kita semua rakyat Indonesia dukung tindakan tegas Kapolri bersama Polri dalam menegakkan keamanan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Jangan sampai kejadian rusuh tahun 1998 kembali tejadi di Indonesia,” tegas Hoky pada saat jumpa pers aksi dukungan Kapolri yang diikuti oleh lebih 100 para aksi.

Maka Presidium Rakyat Nusantara yang terdiri dari puluhan organ-organ bernuansa etnis daerah berencana melaksanakan aksi simbolik dan memohon audiensi dengan Bapak Kapolri Jenderal Polisi Prof Drs H Muhammad Tito Karnavian MA PhD, untuk menyatakan sikap sebagai bentuk dukungan Presidium Rakyat Nusantara terhadap Kepolisian Republik Indonesia dengan tagar #SaveKapolri serta mendesak kepolisian Republik Indonesia untuk mengusut tuntas peristiwa 22 Mei dan menangkap aktor-aktor intelektual dibalik peristiwa kelam tersebut.

Selain menggelar aksi, pemberian Piagam penghargaan juga diberikan kepada Kapolri, sebagai tanda ucapan terimakasih rakyat kepada Kapolri dalam menjaga keamana Negara Kesatuan Republik Indonesia, ujar Hoky dengan penuh semangat.

Daftar organ-organ aliansi Presidium Rakyat Nusantara, sebagai berikut, Benteng Merdeka Nusantara (Bentara), Aliansi Warga Jakarta (AWJ), Perhimpunan Satu Darah Indonesia (Persada Indonesia), Srikandi Nusantara, Barata NKRI, Jaringan Pendamping Kebijakan Pembangunan (JPKP), Laskar Nusantara, Gerakan Kebangsaan (Gerbang), GAM Independent, Forum Alumni Perguruan Tinggi Swasta (FAPTS), Anak Kandung Indonesia (AKUI), Aliansi Masyarakat Peduli Bangsa (AMPB), Laskar Pelangi Nusantara (LPN), dan Forum Kita Pancasila (FKP).

Seluruh para aksi pendukung Kapolri dan Polri diwajibkan mengenakan berpakaian nuansa adat masing-masing daerah.

Please follow and like us:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *