Pdt Robin Adi Abraham: Maju Kandidat Ketum Usung Tagline GBI SEHATI

Kantorberita.co.id –JAKARTA. Sudah 19 tahun bekerja di ladang Tuhan sebagai pengurus BPH Sinode GBI jadi Ketua Departemen Pemuda dan Anak kurang lebih dua periode dan juga Ketua Bidang Theologia dan Pendidikan serta beberapa jabatan lain yang pernah ditekuninya, Pdt Dr Rubin Adi Abraham boleh dikatakan sudah cukup berpengalaman untuk memimpin GBI ke depan.

“Sebenarnya pada sidang sinode lalu, saya juga salah satu calon yang diusulkan namun memang saat itu saya mundur. Tapi Kali ini saya bertekad mau maju. Pilihan ini saya putuskan setelah bergumul doa dan juga konsultasi istri, anak dan keluarga semua mendukung. Meski demikian saya tegaskan tidak mau money politik,” karena itu membuat kita tidak jujur,,” tutur Pdt Dr Rubin Adi Abraham saat ditemui di seminar di Gedung Axa Kuningan, Jakarta Selatan.

Demi komitmen itu, Pdt Rubin sudah berjanji jika Tuhan mempercayakan dirinya jadi ketua umum, maka ia berjanji tidak akan mengambil honor dan semuanya akan disumbangkan untuk pelayanan GBI. “Ini komitmen pribadi, saya sudah diberkati gereja lokal di Bandung, Australia dan Belanda. Juga punya sekolah diberbagai tempat,” paparnya sembari menambahkan kalau Tuhan tidak mempercayakan dia tetap happy saja. “Ya saya ora opo-opo,” imbuhnya.

Terkait soal kesibukannya yang dianggap nanti kurang maksimal nanti memimpin GBI jika terpilih, Pdt Rubin Adi mengatakan tidak ada masalah karena ia akan memprioritaskan waktunya nanti untuk GBI. “Ada waktu 24 jam sehari, ya tergantung kita mengatur. Selama ini saya bahkan melayani ke gereja lain non GBI dan pelayanan ke luar negeri. Saya siap akan batasi waktu dan vokus ke GBI jika memang dipercaya,” tegasnya.

Ditanya apa program GBI ke depan? Pdt Rubin Adi mengatakan mengusung tagline GBI SEHATI. Dengan sehati berkat Tuhan akan mengalir. Kalau tidak sehati yang terjadi ya intrik dan pertentangan. Sinode GBI sifatnya desentralisasi atau semua otonom. Oleh karena itu, kata Rubin Adi, maka ketua GBI sifatnya hanya pengayom.

Adapun GBI SEHATI yang diusungnya, urai Rubin, Hiruf S akronim dari sinegri potensi. Artinya gereja besar harus dukung gereja kecil. Sedangkan E dari erat dengan Roh Kudus. Maksudnya alkitabiah berciri pentakosta seperti disebutkan founding father GBI Om Ho. Ujian penyembahan doa sangat penting dalam Roh Kudus. Huruf H dari kata harmonisasi keluarga. Panggilan utama pendeta bukan gereja tapi membangun keluarga.

Adapun A adalah aktifkan pemimpin muda. Pada 2030 golongan millenial yang paling penting berperan dan karena itu GBI harus menjangkau mereka. Untuk T dari Teknologi terpadu. Akkan mengadakan pelayanan online sekolah dan rapat pengurus untuk efesiansi waktu dana biaya. Nanti akan aktif di sosial media dan majalah. Perlu juga nanti ada Bethel TV channel. Lalu juga transparansi ini soal keterbukaan dengan auditor. Dengan itu trust mendatangkan lebih banyak. Terakhir I dari Misi. Bagaimana mencapai 10 ribu gereja. Karena itu gereja harus di dewasakan sehingga bisa mmembuka cabang. Oleh karena itu penting melakukan pemuridan terutama dalam mentoring.

“Saya cukup prihatin ketika berkunjung ke daerah-daerah di Indonesia ya kehidupan gereja masih banyak kurang layak. Karena itu saya akan menggandeng market place. Banyak orang GBI yang jadi pengusaha. Seperti Presiden Jokowi pesan kepada pengurus BPH ketika berkunjung ke istana, mengatakan bahwa banyak pengusaha anggota GBI karena Presiden saat itu minta tolong agar GBI bantu untuk mengentaskan kemiskinan. Saya kira GBI bisa mengambil peran itu ke depan. Sekarang sudah baik tapi perlu ditingkatkan lebih lagi,” tuturnya.

Kedaualtan adalah diatas strategi manusia. Anak- anak muda diberi generasi z. Semua sistem, secarra alkitab memang kalau panatua memang dipilih Rasul dari Tuhan. Kalau diaken memang dipilih. Ada pembuangan undi ada dengan Matias. Mentapkan dewan etik. Butet

Please follow and like us:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *