Pihak Asing Jangan Ikut Campur Soal Papua

Kantorberita.co.id- Jakarta.  “Kita semua sudah pahamlah, urusan Papua adalah urusan dalam negeri Indonesia. Jadi pihak asing jangan coba-coba ikut campur. Ini adalah Kedaulatan politik Indonesia.” jelas Ronald Mulia Sitorus Koordinator Bela Indonesia Kita.

Bela Indonesia merupakan sebuah komunitas yang menentang paham Radikalisme dan Intoleransi tumbuh di NKRI. Termasuk didalamnya adalah Anti Rasisme, Menurut Ronald, Hampir setiap hari soal Papua menjadi pembahasan bagi Kawan kawan “Bela Indonesia Kita”.

Menurutnya Kerusuhan yang terjadi di Papua adalah satu rangkaian yang saling terkait dengan peristiwa 15 Agustus 2019, saat Mahasiswa Papua Berunjuk rasa di Malang dan berakhir dengan saling lempar batu antara Mahasiswa Papua dan Warga masyarakat kota Malang.

Bahkan dalam waktu yang bersamaan, juga berlangsung Aksi dari Mahasiswa di Cianjur yang berakhir dengan insiden Terbakarnya seorang Polisi. Dan pada tanggal 16 Agustus terjadi penyerangan dan penusukan seorang petugas polisi di Polsek Wonokromo.

“Dalam waktu yang hampir bersamaan terjadi beberapa model Aksi anarkis yang terjadi di beberapa tempat yang berbeda, dan ini jelas tidak mungkin kebetulan. Artinya apa ? Jelas ada upaya-upaya untuk menjatuhkan citra pemerintahan Presiden terpilih Joko Widodo sebelum pelantikannya, tegas Ronald.

Ia melanjutkan,  Perkembangan peristiwa di Papua menjadi semakin melebar karna sangat sensitif dengan issue Rasial yang dihembuskan bahkan terlihat memang sudah disiapkan narasi hoax, atau pesan-pesan yang akan disebarkan melalui media sosial, agar suasana menjadi kisruh. (red)

Please follow and like us:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *