Papua Bergejolak, GPJ Desak Komnas HAM Turun Tangan

Kantorberita.co.id, Jakarta- Panglima Besar Gerakan Pemuda Jakarta (GPJ) Ade Selon sangat menyesalkan adanya peristiwa demonstrasi besar-besaran di Tanah Papua, seperti wilayah Jayapura, Sorong, Abepura, Manokwari, Wamena, Deiya, Dogiai, Paniai, serta berbagai tempat lainnya.

“Dimana demonstrasi tersebut telah berlangsung selama 7 hari berturut-turut. Yang mengakibatkan banyaknya korban jiwa di kalangan masyarakat sipil serta gugurnya para anggota TNI-Polri,” kata Ade Selon, dalam rilisnya, Minggu (8/9/2019).

Untuk itu, Gerakan Pemuda Jakarta menyatakan bahwa ini adalah peristiwa yang jelas-jelas melanggar HAM. Dan kami mempertanyakan kinerja konkrit Komnas HAM sehubungan dengan peristiwa yang terjadi di Tanah Papua tersebut.

Selain banyaknya korban jiwa baik anggota TNI-Polri maupun masyarakat sipil, penderitaan secara psikis juga dialami oleh ratusan keluarga korban dan juga kerugian materil yang dialami oleh masyarakat sipil di wilayah yang mengalami peristiwa tersebut. Ade menegaskan, “diamnya institusi negara seperti Komnas HAM dan lainnya justru membuat masyarakat semakin menderita,” tandasnya.

Oleh karena itu, kami Gerakan Pemuda Jakarta mendesak pihak Komnas HAM untuk segera turun tangan dengan melakukan investigasi komprehensif, terkait kasus konflik dimana didalamnya terdapat jelas adanya pelanggaran HAM di Tanah Papua tersebut.

Dirinya juga pertanyakan Komnas HAM kemana?. Ada apa dengan Komnas HAM. “Anggota TNI-Polri dipanah dan ditombak oleh para kelompok separatis Papua, ratusan masyarakat sipil yang tak bersalah pun ikut menjadi korban dalam peristiwa itu,” ungkap dia.

Ini bicara soal kemanusiaan, ini bicara soal nyawa, ini bicara bukan soal uang, ini bicara bukan soal otonomi daerah. “Hai, Komnas HAM, mana suaramu, mana geliat mu, pikirkan soal nyawa di Tanah Papua,” tanyanya. (El)

Please follow and like us:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *