Bakso Tiga Dara kuliner Khas Indonesia Yang Siap Mendunia

Kantorberita.co.id- Jakarta.

CEO perusahaan Internasional terjun kebisnis Kuliner dengan mengusung konsep jajanan rakyat.

Adalah Dewi Setiawati Said, pengusaha sukses yang lama tinggal dan membangun kerajaan bisnis diluar negeri. Berharap bisa mempopulerkan jajanan bakso sebagai menu Kuliner khas Indonesia yang akan dibawa go Internasional. Hal tersebut diungkapkan Dewi disela-sela pembukaan outlet Bakso Tiga Dara di PJ’s Family Pitstop yang berlokasi tepat Didepan Danau Cinere Jakarta Selatan pada Rabu malam (18/09/2019).

Dari kesuksesannya membangun beberapa perusahaan internasional, Dewi berharap bisa mempopulerkan Jajanan Bakso agar bisa dikenal oleh dunia sebagai Kuliner khas Indonesia, disamping Nasi Goreng dan Rendang yang telah lebih dulu go Internasional.

“Dengan pengalaman bergaul dikalangan dunia Bisnis Internasional, saya sangat bangga karena menjadi orang berbeda dan langsung mendapat kesempatan untuk membangun bisnis tambang minyak dan gas yang saat itu bekerjasama dengan Pertamina dengan nilai kontrak sebesar 40 juta US Dolar. Long term untuk 4 tahun. Kemudian saya juga membangun bisnis Buiding managamen, dari situ mulai merambah ke bisnis Developer dan Property yang membuka mata saya seperti apa dunia bisnis di Indonesia. Semua bisnis yang saya bangun itu berdarah-darah dan melalui banyak pengalaman, bertemu banyak mafia, ditipu orang dan sebagainya. Kemudian saya mulai berfikir mengapa tidak kita mulai membangun bisnis yang disukai oleh seluruh orang dari Sabang sampai Merauke, Bakso itu apa. Seperti apa, semua orang Indonesia tau makanan ini,” Jelas Dewi mengawali pembicaraan.

Alasan Dewi terjun ke bisnis Kuliner dengan mengusung Bakso yang diberi nama “Bakso Tiga Dara” ini semata-mata bukan hanya sekadar bisnis mencari keuntungan. Ada harapan Dewi bisa membangun Yayasan sosial untuk anak yatim dan orang miskin, disamping karena bisnis Kuliner ini memiliki putaran yang begitu cepat, dan bisa menyerap banyak tenaga kerja. Disisi lain, jajanan bakso ini memang menjadi kebutuhan masyarakat Indonesia. Dicari, diburu dan dikonsumsi setiap hari oleh orang di Indonesia.

“Bisnis BaksoTiga Dara ini untuk mengimbangi bisnis-bisnis saya yang long run tadi. Karena bisnis yang seperti itu sedikit-banyak mengganggu kapasitas cash flow dan sebagainya. Apalagi di jaman sekarang dimana semua bisnis di Indonesia sedang lesu sehingga kita harus memulai diversifikasi usaha yang bisa survive dan bertahan ditengah situasi iklim bisnis yang kurang kondusif ini. Nah bakso Tiga Dara ini mulai dibuka Di Sumbawa NTB, yang dipegang oleh istrinya pak Saiful Chef kita, dan sudah membuka cabang di Mangga besar. Dan hari ini kita membuka dua outlet di apartemen Terace Springhill Kemayoran, dan di depan danau Cinere ini, dan saya berharap bisa memperkenalkan produk ini ke dunia Inernasional melalui jaringan bisnis aku, ” tutur Dewi.

Masyarakat yang mencoba Bakso Tiga Dara, memberi apresiasi atas cita rasa yang dibuat. Kwalitas bintang Lima harga kaki lima

 

Bakso Tiga Dara ini memiliki tekstur yang sangat lembut, berbeda dengan bakso-bakso umum yang ada ditanah air. Dan harganya pun berkisar dari 15ribu hingga 17ribu rupiah. Masih terjangkau oleh masyarakat umum dan harganya masih berada dibawah harga bakso-bakso yang sudah memiliki brand besar.

Dewi dan Management berkomitmen untuk tidak menaikkan harga, agar seluruh kalangan masyarakat di Indonesia bisa tetap menikmati jajanan murah ini.

“Saya berharap masyarakat bisa menikmati bakso enak dengan harga murah. Karena pada umumnya di Indonesia, jika satu produk itu sudah populer dan diminati banyak orang. Harganya pun pasti melesat naik menjadi mahal. Karena itu kita berkomitmen untuk tetap menjual dengan harga yang bisa dijangkau oleh seluruh lapisan masyarakat di Indonesia. Spirit saya dan Pak Saiful adalah bisa membangun lapangan pekerjaan yang sebesar-besarnya, karena kami berharap ada dimana-mana dan membuka cabang diseluruh Indonesia. Dan dari bisnis ini kita berharap bisa membangun sebuah Yayasan sosial untuk anak-anak, orang cacat maupun orang tidak mampu, Inshaa Allah karena kita sudah memiliki rencana itu, ” tegas wanita cantik ini.

Dengan kemajuan teknologi, masyarakat bisa mengakses Berbagai Kebutuhan dengan mudah dari digital dengan berbagai aplikasi seperti go food dan grab food, Dewi yakin bisnis Kuliner yang dibangunnya ini bisa bersaing dengan Brand-brand yang sudah memiliki nama, karena bakso Tiga Dara miliknya ini memiliki xita rasa yang berbeda sebagai ciri khas, dengan berbagai Varian rasa, dan akan terus inovatif menyesuaikan dengan kultur dan kearifan lokal masyarakat Indonesia. (aka)

Please follow and like us:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *