Bea Cukai Marunda Gilas Ribuan Botol Miras dan Bakar Jutaan Rokok Ilegal

Kantorberita.co id – JAKARTA. Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea Cukai (KPPBC) Tipe Madya Pabean A Marunda memusnahkan ribuan botol miras dan jutaan rokok ilegal barang milik negara (BMN) hasil penindakan, Selasa (19/1).

Pemusnahan barang bukti ini merupakan hasil penindakan pada periode 2018 sampai Oktober 2019, disaksikan secara langsung Kepala Kantor Wilayah Bea dan Cukai DKI Jakarta Decy Arifinsjah, Kepala KPPBC Tipe Madya Pabean A Marunda Sehat Yulianto dan instansi terkait yang hadir yaitu Kepala Kanwil DJKN Jakarta, Komandan Denpom Jaya I, Polres Jakarta Barat, Polres Jakarta Utara dan Kejaksaan Negeri Jakarta Utara.

Kepala Kantor Wilayah Bea dan Cukai DKI Jakarta Decy Arifinsjah mengatakan, BMN yang dimusnahkan yaitu 1.148 botol minuman beralkohol ilegal, 1.824.788 batang rokok, 30 botol hasil pengolahan tembakau lainnya, 124.000 gram tembakau iris dengan nilai barang keseluruhan senilai Rp1.964.028.950,00 (satu milyar sembilan ratus enam puluh empat juta du puluh delapan ribu sembilan ratus lima puluh rupiah) dan dengan potensi kerugian Negara senilai Rp2.308.787.950,00 (dua milyar tiga ratus delapan juta tujuh ratus delapan puluh tujuh sembilan ratus lima puluh rupiah).

‘ Kita musnahkan barang kena cukai ilegal, pseperti rokok ilegal, hasil pengolahan tembakau lainnya ilegal, dan minuman mengandung etil alkohol ilegal,” terang Decy

Barang kena cukai ilegal tersebut telah ditindaklanjuti dengan penetapan sebagai Barang Milik Negara yang selanjutnya dimusnahkan setelah mendapat persetujuan dari Menteri Keuangan c.q Direktorat Jenderal Kekayaan Negara sebagaimana dimaksud Surat Nomor : S-1 32/MKN.06NVKN.O7I2019 tanggal 15 Oktober 2019, S368/MK.6/KN.5/2019 tanggal 21 Oktober 2019, S-150/MK.6NVKN.07/2019 tanggal 06 November 2019 hal Persetujuan Pemusnahan Barang yang Menjadi Milik Negara.

Sementara Kepala KPPBC Tipe Madya Pabean A Marunda Sehat Yulianto menjelaskan, penindakan seluruh barang bukti tersebut merupakan hasil kerja sama dengan instansi terkait yang melibatkan TNI-Polri serta Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta dalam menindak para pelaku yang menjual atau mendistribusikan barang ilegal.

“Kita mengamankan barang-barang ini dari wilayah kerja kita di Jakarta Utara, Jakarta Barat, dan Kepulauan Seribu. Hasilnya ada dua orang yang dilakukan penyidikan tindak pidana sesuai UU no. 11 tahun 1995 juncto UU no. 39 tahun 2007 tentang cukai^ ungkap Sehat

Sehat Yulianto juga mengatakan telah melakukan 2 (dua) kali penyidikan tindak pidana di bidang Cukai dalam kurun waktu tahun 2019 dan berkas sudah dinyatakan lengkap (P-21) oleh pihak penuntut umum.

Selain itu kegiatan penindakan di bidang Cukai selama Januari sd akhir Oktober 2019 berhasil menambah kas Negara sebesar 7.252.805.000,00 (tujuh milyar dua ratus lima puluh dua juta delapan ratus lima ribu rupiah) dari pengenaan Sanksi Administrasi berdasarkan Undang-Undang No. 11 Tahun 1995 jo. Undang-Undang No. 39 Tahun 2007 tentang Cukai. Butet

Please follow and like us:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *