Deklarasi Ecoport Untuk Dukung Kecintaan Terhadap Lingkungan

Kantorberita.co.id – JAKARTA. Deklarasi Penerapan Konsep Pelabuhan Berwawasan Lingkungan (Ecoport) di Pelabuhan Tanjung Priok ditandatangani oleh seluruh stake holder di Pelabuhan Tanjung Priokuntuk mewujudkan pelabuhan terbesar di Indonesia tersebut menjadi pelabuhan berwawasan lingkungan bertempat di Mesium Maritim Indonesia, Rabu (20/11).

Dalam sambutannya, Kepala Otoritas Pelabuhan Tanjung Priok, Capt Hermanta, sebagai penggagas mengatakan, bahwa Ecoport merupakan konsep pelabuhan yang memperhatikan aspek lingkungan. Daya dukung itu, sebagai dasar dalam penentuan lokasi, pembangungan dan pengoperasian pelabuhan. Deklarasi Forum Ecoport merupakan hasil kajian Konsep Ecoport yang telah dilakukan oleh Kantor Otoritas Pelabuhan Tanjung Priok.

Dunia kepelabuhanan ecoport telah menjadi salah satu tren dunia untuk mendukung kecintaan terhadap lingkungan sebagai contoh penerapan Sertifikasi oleh ESPO (European Sea Port Organization) untuk pelabuhan di eropa dan award yang diselenggarakan oleh AAPA (The Association of American Port Authorities) untuk pelabuhan di Amerika Serikat dan untuk area Asia Pasifik, APEC Port Service Network yang menyelenggarakan Green Port Award System.

Capt Hermanta juga menyampaikan
pelabuhan-pelabuhan besar dunia telah menerapkan konsep ecoport dan telah mendapatkan sertifikat atau award. Diantaranya Pelabuhan Shanghai (China), Singapore, Rotterdam (Netherland), Port Klang (Malaysia), Bremen/Bremerhaven (Germany), Barcelona (Spain) dan Le Harve (Perancis).

” Kita tak mau ketinggalan dengan negara besar lainnya, seluruh pemangku kepentingan di Pelabuhan Tanjung Priok sepakat untuk bersama-sama mewujudkan pelabuhan yang berwawasan lingkungan untuk menerapkan dan melaksanakan komitmen bersama tersebut, para pemangku kepentingan di Pelabuhan Tanjung Priok membentuk wadah yaitu Forum Ecoport,” terangnya.

“Penerapan konsep ecoport memerlukan perubahan kebiasaan (habit) sebagai contoh kepedulian setiap individu dalam menjaga kebersihan dan mengurangi sampah plastik di lingkungan, serta mewujudkan Pelabuhan Tanjung Priok yang berwawasan lingkungan hijau,”tutur Cap. Hermanta.

Konsep ecoport sendiri memiliki 4 pilar utama yaitu Regulatory Compliance, Management System, Green Initiatives, dan Stakeholder Involvement. Tolak Ukur Penerapan Pilar Pertama (Regulatory Compliance) untuk pelabuhan di Indonesia adalah pemenuhan peraturan-peraturan di bidang lingkungan hidup antara lain PP Nomor 21 Tahun 2010 Tentang Perlindungan Lingkungan Maritim, Peraturan Menteri Lingkungan Hidup Nomor 5 Tahun 2009 Tentang Pengelolaan Limbah di Pelabuhan dan Peraturan Menteri Lingkungan Hidup Nomor 3 Tahun 2014 Tentang Program Penilaian Peringkat Kinerja Perusahaan dalam Pengelolaan Lingkungan Hidup.

Dalam Peraturan Menteri Perhubungan nomor PM 51 tahun 2015 tentang Penyelenggaraan Pelabuhan Laut secara spesifik mengamatkan bahwa untuk menjamin dan memelihara kelestarian lingkungan di pelabuhan, Otoritas Pelabuhan harus menyediakan fasilitas pencegahan pencemaran dan menjamin pelabuhan yang berwawasan lingkungan (ecoport).

Sementara sambutan dari GM Pelabuhan Tanjung Priok Suparjo mengatakan dia bangga dengan terbentuknya forum ecoport. “Kita harapkan Pelabuhan Tanjung Priok nantinya benar benar menjadi pelabuhan ramah lingkungan,” ujarnya

Lebih lanjut Suparjo mengatakan pihaknya sudah mengoperasikan sweep car (mobil penyapu jalan) untuk menjaga kebersihan di lingkungan dalam pelabuhan.

Selain itu, himbauan juga disampaikan
GM Suparjo kepada Aptrindo agar memperhatikan kelaikan operasi truk yang masuk pelabuhan. “Saya sering temukan truk mogok di pelabuhan,”ujarnya.

Akhir acara Deklarasi Forum Ecoport dengan penandatanganan oleh Kantor Otoritas Pelabuhan Utama Tanjung Priok, IPC Cabang Tanjung Prio, KPU Bea Cukai Priok, Imigrasi Tanjung Priok, Polres Pelabuhan Tanjung Priok, Syahbandar Utama Tanjung Priok, BKIPM Tanjung Priok, Kantor Kesehatan Pelabuhan Priok, BBKP Tanjung Priok, APBMI, APTRINDO dan INSA dilanjutkan penanaman pohon di halaman depan museum maritim Indonesia. Butet

 

Please follow and like us:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *