Ketua Aptrindo DKI Mustajab: Supir Truk Dilengkapi Tanda Pangkat Sesuai Kompetensi

Kantorberita.co.id -JAKARTA Asosiasi Pengusaha Truk Indonesia (Aptrindo), pada akhir tahun 2019, menggagas kompetensi para pengemudi truk. Dengan memberi tanda pangkat sesuai kompentensi yang mereka milliki. Hal itu dikatakan Ketua DPD Asosiasi Pengusaha Truk Indonesia (Aptrindo) DKI Jakarta Mustajab Susilo Basuki kapada pers di Jakarta, Jumat (22/11).

Mustajab Susilo Basuki menerangkan dengan melalui program berkualitas tentang pangkat pada supir truk Aptrindo bekerjasama Kemenhub, agar pengemudi dapat menjalankan tugasnya sesuai dengan skill atau sertifikat yang diperoleh.

Untuk itu kata Mustajab,pelaksanaan latihan bagi para supir truk Aptrindo bekerjasama dengan PT Hino Motors Sales Indonesia (HMSI).

” Tanda pangkat BALOK I setara dengan pemegang SIM A umum . Pengemudi berkompeten membawa truk kecil. BALOK II berkompeten membawa truk wing atau truk engkel dan seterusnya, sampai Balok IV untuk angkutan khusus dan truk pengangkut Barang Berbahaya dan Beracun (B3),” paparnya.

“Tanda pangkat ini didapat setelah mengikuti uji kompetensi. Cara ini memudahkan bagi pengusaha angkutan dalam nencari pengemudi yang punya skill/qualified. Karena diduga masih banyak pemegang SIM bodong khususnya SIM dari daerah,” tutur Mustajab.

Hal hubungan kerja antara sopir dan pengusaha angkutan, Mustajab mengatakan untuk supir angkutan umum (barang) yang paling ideal hubungan kemitraan.

“Kalau menggunakan hubungan kerja sebagai karyawan sulit dilakukan. Misalnya, mengacu pada UU Ketenagajerjaan jam kerja selama 8 jam sehari. Kalau bawa barang ke Surabaya makan waktu tiga hari berapa banyak pengusaha harus bayar lembur? dan berbagai problem lainnya akan muncul,” ujar Mustajab

” Dengan adanya pola kemitraan,
pendapatan pengemudi jauh di atas UMR,’ tuturr Mustajab.

Please follow and like us:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *