APBMI DKI dan TKBM Sepakat Upah Naik 8,45%

Kantorberita.co.id – JAKARTA. Asosiasi Perusahaan Bongkar Muat Indonesia (APBMI) DKI Jakarta akhirnya menyetujui kenaikan upah Tenaga Kerja Bongkar Muat (TKBM) di Terminal Konvensional sebesar 8,45%, Rp224.500/ Shift/ TKBM. Sebelumnyah Rp 207.000 /Shif/TKBM dan mulai diberlakukan 1 Maret 2020.

Hal ini disampaikan Juswandi Kristanto, Ketua APBMI Jakarta saat sosialisasi kepada para PBM anggotanya, bertempat di Kantor APBMI Jakarta, di Jakarta Utara, Rabu (8/1) siang.

” upah buruh sekarang disepakati Rp 224.500  dari sebelumnya Rp 207.000. Dan ini sudah diberlakukan di JICT dan Koja,” ujar Juswandi Kristanto, Ketua APBMI Jakarta.

Selain itu Juswandi juga menerangkan, sebenarnya pihak koperasi TKBM mengusulkan kenaikan 17,49%, namun APBMI setuju naik hanya 8,45%. “Kenaikan itu dihitung per 1 Maret dan berakhir sampai 31 Desember 2020, dan tahun mulai 2021 ada penyesuaian lagi berdasarkan UMP dan upah Wakil Mandor ditambah 15% dari upah TKBM dan upah Mandor ditambah 30% dari upah TKBM,’ ungkapnya.

Sementara itu kenaikan upah diberlakukan untuk hari Senin sampai Sabtu, sedangkan pada Minggu atau libur resmi, upah anggota TKBM Rp 381.520, KRK sebesar Rp 495.976, dan wakil KRK Rp 438.748.

Selanjutnya untuk upah TKBM Konvensional sama dengan upah TKBM yang menangani petikemas impor/ekspor di JICT, TPK Koja dan Tempat Pemeriksaan Fisik Terpadu (TPFT) Graha Segra yang mulai berlaku 1 Januari 2020.

Sebelumnya pembahasan upah TKBM Konvensional sempat berjalan alot. Koperasi TKBM Pelabuhan Tanjung Priok “Karya Sejahtera” mengusulkan besaran upah Tahun 2020 Rp 243.207 atau naik 17,49, dan pada akhirnya disepakati naik 8 45%.

Kesepakatan ini disambut baik oleh Parmin, Wakil Ketua Koperasi Karya Sejahtera TKBM Pelabuhan Tanjung Priok, mengaku senang dengan keputusan para PBM yang tergabung di APBMI Jakarta itu.

Kkenaikan upah itu disesuaikan dengan upah minimun regional DKI Jakarta. Jadi upah untuk sekarang disesuaikan dengan UMP DKI Jakarta,” ujarnya.

Seperti diketahui bahwa pada tahun 2018, upah buruh pelabuhan atau tenaga kerja bongkar muat (TKBM) di Pelabuhan Tanjung Priok Jakarta, juga naik 8,5% dari Rp.175.000/orang/shift menjadi Rp.190.000/orang/shift, terhitung mulai 1 Maret 2018.

Begitu juga dengan Sekretaris Koperasi TKBM Pelabuhan Tanjung Priok, “Karya Sejahtera”, Asep Selamet, mengatakan besaran upah buruh konvensional minimal sama dengan upah buruh yang menangani petikemas.

Sedangkan upah TKBM di Terminal New Priok Container Terminal One (NPCT.1) masa berlaku upahnya akan habis September 2020.

“Kontrak kerja antara Koperasi TKBM dan manajemen NPCT.1 menggunakan sistem borongan. Sementara upah TKBM tetap dibayar harian, “terang Asep. Butet

Please follow and like us:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *